STUDIUM GENERAL FEBI HADIRKAN PAKAR EKONOMI ISLAM

Published by febi on

 

 

Dr. DarwiS Harahap, MSi menyerahkan sertifikat kepada narasumber didampingi oleh unsur pimpinan FEBI

Sabtu, (21/02/2020), Padangsidimpuan-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Padangsidimpuan menggelar Studium General dengan menghadirkan pakar ekonomi Islam Bapak Rifki Ismal, Ph.D yang juga sebagai Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia. Studium general kali ini mengangkat tema “meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa FEBI IAIN Padangsidimpuan” . Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FEBI Dr. Darwis Harahap MSi., dalam kata sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah berhadir dan menyempatkan waktu untuk bisa datang ke IAIN Padangsidimpuan. Dekan mengharapkan kepada narasumber agar memberikan motivasi dan memompa semangat mahasiswa agar mereka memiliki keinginan yang kuat untuk memperdalam ilmu ekonomi syariah.

Studiun general ini dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Fakultas, dosen, pegawai dan mahasiswa semester 2 di lingkungan IAIN Padangsidimpuan. Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Abdul Nasser Hasibuan, MSi melaporkan bahwa yang menjadi peserta stadium general ini lebih dari seribu mahasiswa yang tergabung dari berbagai Fakultas dan 620 diantaranya merupakan mahasiswa FEBI.  Beliau melanjutkan, agar semua peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius.

Rifki Ismal, Ph.D (Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia) sedang menyampaikan materi studium general

Rifki Ismal, Ph.D yang juga mengajar pada berbagai Negara menyampaikan bahwa Indonesia merupakan kiblat ekonomi Islam bagi negara-negara lain. Oleh karena itu banyak negara-negara asing tertarik untuk mempelajari ekonomi Islam di Indonesia. Mereka menganggap  ekonomi Islam sebagai solusi bagi permasalahan ekonomi  pada saat ini. Beliau menceritakan pengalamannya ketika menjadi narasumber diberbagai negara.  Saat ini banyak negara-negara mendirikan lembaga keuangan syariah dan mereka berlomba-lomba dalam menggunakan industri halal seperti Islami fashion, medicine, food, halal travel dan tourism dan lain-lain, ungkapnya. Hal ini harus menjadi perhatian Indonesia terutama kepada FEBI dalam upaya meningkatkan kompetensi khususnya kajian ekonomi Islam maupun bisnis syariah, paparnya.

Suasana studium general di Auditorium IAIN Padangsidimpuan

 

 

Categories: Akademik

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *